SOX Penting Diterapkan Di Indonesia

Sarbanes Oxley Act/Abovethelawyer


Sarbanes Oxley Act bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan investor pasca skandal akuntansi dan kebangkrutan perusahaan-perusahaan besar di Amerika. Secara umum SOX atau SOA berisi aturan tentang akuntansi, pegungkapan dan pembaruan governance, yang mensyaratkan adanya pengungkapan yang lebih banyak mengenai informasi keuangan, keterangan tentang hasil-hasil yang dicapai managemen, kode etik bagi pejabat di bidang keuangan, pembatasan komite audit yang independen, pembatasan kompensasi eksekutif dan lain-lain. Sehingga pada intinya SOA memberikan persyaratan bagi sebuah perusahaan terhadap pengadilan internal. 

Sarbanes Oxley Act menjadi acuan utama bagi para auditor di seluruh dunia, termasuk Indonesia dalam menjalankan tugasnya melakukan audit terhadap perusahaan-perusahaan yang menjadi kliennya dari luar negeri. Walaupun diterbitkan di Amerika, Sarbanes Oxley Act ini memberikan pengaruh besar bagi perusahaan-perusahaan di luar Amerika Serikat yang telah listing di New York Stock Exchange (NYSE). Perusahaan di luar Amerika harus mematuhi aturan hukum Amerika. Salah satu perusahaan Indonesia yang listing di NYSE Amerika adalah PT Telekomunikasi Indonesia, dengan demikian perusahaan telekomunikasi Indonesia tersebut harus memenuhi Sarbanes Oxley Act. Pada dasarnya, Sarbanes Oxley Act mewajibkan perusahaan-perusahaan untuk melaksanakan tata kelola perusahaan dengan baik dan benar. 

Mengenai tata kelola perusahaan di Indonesia, pemerintah Indonesia melalui kementrian BUMN telah menggariskan kebijakan Good Corporate Governance (GCG) bagi seluruh badan usaha milik negara di Indonesia. Dengan GCG ini diharapkan BUMN Indonesia dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya, baik dari segi kinerja keuangan maupun dari segi pelaksanaan misi pelayanan publiknya. GCG juga layak diadopsi perusahaan-perusahaan yang bukan milik negara, (baik go public maupun belum) jika perusahaan tersebut ingin perkembangan keuangannya selalu terkontrol secara sehat dan terbuka. 

Penerapan Sarbanes Oxley Act di Indonesia akan sangat menunjang proses audit perusahaan BUMN maupun swasta di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena standar yang diterapkan di SOX mengharuskan setiap perusahaan dan para auditor untuk menerapkan prisip-prinsip tersebut merupakan perusahaan yang saat ini oleh para pakar akuntansi dianggap sebagai prinsip yang ideal.

Penulis: Patrianto Galugu