Kekurangan Penanaman Cabai Katokkon

 

Pada Senin, 14 Mei 2018 (Akhir bulan ke-4 penanaman Cabai Katokkon) adalah masa dimana Cabai Katokkon yang saya tanam seharusnya telah selesai dipanen, namun kenyataannya cabai tersebut masih sedang berbuah dengan mengeluarkan bunga cabai kecil.

Cabai yang belum bisa dipanen tersebut menunjukkan bahwa ada kekurangan dari proses penanaman.

Saya teringat dengan proses penelitian yang kita lakukan di akademik, pada penelitian yang kita lakukan, kita juga menuliskan kekurangan dari penelitian yang kita lakukan sebagai masukan untuk penelitian selanjutnya.

Begitu juga dengan proses penanaman yang saya lakukan memiliki kekurangan, dan menjadi masukan untuk penanaman berikutnya, setelah cabai ini selesai dipanen.

Kekurangan dari proses penanaman yang saya lakukan berhubungan dengan pemilihan bibit diuraikan sebagai berikut:

Bibit cabai yang saya tanam tidak diketahui umurnya dengan pasti, umur yang baik bibit cabai saat pemindahan adalah 30-45 hari. Saya hanya memilih bibit cabai berdasarkan tinggi cabai, yaitu minimal10 cm (dari akar sampai pucuk) dan memiliki daun yang nampak baik, seperti warna daun hijau.

Kondisi Terakhir Cabai Katokkon

Saat ini, kalender menunjukkan tanggal 1 Juni 2018, berarti penanaman telah dilakukan selama 4 bulan, lebih 2 minggu, dan 4 hari.

Berikut adalah potret kondisi cabai pada 4 bulan, lebih 2 minggu, dan 4 hari.

Sebelum dibersihkan dari rumput dan sampah plastik

Sesudah dibersihkan dari rumput dan sampah plastik

Foto cabai katokkon

Sampai bertemu di artikel berikutnya mengenai Cabai Katokkon. 

Suka menjelajah pantai dan perbukitan, termasuk naik pohon. Menyelesaikan kuliah fakultas Bisnis di Yogyakarta.