Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Toraja, Sulawesi Selatan?

Foto oleh Oktofian Kendek/Menginspirasi.com

Hari ini, 10 Oktober 2018, terjadi peristiwa dimana selama kurang lebih 10 menit bayangan makhluk hidup dan benda mati tidak akan nampak, ini dinamakan hari tanpa bayangan.

Disebut hari tanpa bayangan sebab Matahari persis berada di atas kepala, sehingga bayangan objek tidak kelihatan.

Peristiwa ini tidak terjadi di semua wilayah, di Indonesia.

Menurut BMKG hari tanpa bayangan hanya terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, yakni Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Hari tanpa bayangan di Sulawesi tidak terjadi, seperti yang disampaikan oleh BMKG melalui akun resmi Twitter.

“Untuk daerah Sumatera, Sulawesi kalimantan dan Papua, sudah lewat yah sob bulan September kemarin, tersisa daerah daerah Bali dan Nusa Tenggara jadwalnya,” tulis BMKG (Selasa, 9/10/18).

Fenomena ini mengakibatkan matahari lebih panas 9 persen dibanding ketika titik balik matahari.

Hari tanpa bayangan ini mempengaruhi suhu di Toraja, saya merasakan tadi siang, suhu terasa lebih panas dibanding hari-hari yang lain.

Fenomena hari tanpa bayangan merupakan tanda mulai terjadinya perubahan musim (Musim pancaroba/transisi).

Peristiwa ini terjadi secara alami dan terjadi dua kali dalam setahun di Nusantara.

Suka menjelajah pantai dan perbukitan, termasuk naik pohon. Menyelesaikan kuliah fakultas Bisnis di Yogyakarta.